Penjualan adalah ujung tombak dari sebuah bisnis toko retail. Membuka toko retail memerlukan investasi yang tidak sedikit dan kecermatan untuk mengelola keuangan. Mau tidak mau penjualan harus selalu digenjot untuk memutar aliran kas, membayar biaya tempat, karyawan, dan lainnya.

pemilik toko berpikir cara meningkatkan penjualan toko retail
sumber pexels.com

Oleh karena itulah tak heran para pemilik toko retail selalu memutar otak untuk meningkatkan penjualan toko tiap harinya.

Diluar sana ada banyak referensi cara meningkatkan penjualan, mulai dari artikel, video, audio, podcast, sampai seminar dan workshop yang diadakan oleh pakar selling terkenal seperti Tung Desem Waringin, James Gwee, dan lainnya.

Ternyata ada banyak sekali faktor yang dapat membantu naiknya omset transaksi penjualan sebuah toko retail.

Oleh sebab itu, kami membuat sebuah artikel kumpulan tips yang mudah-mudahan bermanfaat buat Anda pemilik toko retail atau siapa saja yang sedang mencari ide-ide meningkatkan omset toko retail.

Artikel ini juga akan terus kami update dan lengkapi karena kami merasa bahwa tips meningkatkan penjualan masih akan terus diperlukan setidaknya hingga 5 tahun kedepan.

Ada 50+ tips yang kami bagi menjadi 6 kategori sebagai berikut :

  • MINDSET
  • PRODUK
  • MARKETING
  • SDM
  • TOKO
  • DEVELOPMENT BISNIS

Mungkin Anda bertanya……

Lho kan yang dicari adalah cara menjual atau marketingnya, kenapa sampai bahas lainnya juga?

Benar memang tujuan akhirnya penjualan naik… tapi sebuah transaksi terjadi bukan semata-mata hasil promosi, namun juga banyak faktor lain yang ikut menentukan jadi tidaknya sebuah transaksi.


MINDSET

mindset yang diperlukan untuk meningkatkan penjualan retail
sumber : pexels.com

Semuanya dimulai dari mindset…

Mindset adalah pola pikir, believe, keyakinan dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha. Mindset ini juga dipakai dalam marketing, bermitra, membuat aturan perusahaan, maupun melayani purna jual dengan pelanggan.

Berikut ini adalah beberapa tips mindset untuk meningkatkan penjualan.

Selalu Bersikap Jujur

Mengapa bersikap jujur dapat meningkatkan penjualan?

Menjual adalah mendapatkan kepercayaan. Jika sudah dipercaya, maka menjual apapun jadi lebih mudah. Bahkan jika hubungan sudah seperti sahabat, maka penjual akan menjadi tujuan pertama kali dalam mencari produk…sekalipun produk yang dicari tidak ada kaitannya.

Menceritakan kelebihan dan kekurangan produk secara jujur, akan mendapat nilai lebih di mata pelanggan. Jika dilakukan konsisten, maka persepsi toko yang jujur akan terbentuk dan membuat pelanggan kembali untuk belanja di masa depan.

Mindset Bertumbuh

Banyak bisnis tutup karena pemilik tidak punya mindset untuk selalu bertumbuh jadi lebih baik. Hal ini mengakibatkan karyawan nya juga tidak ada motivasi dan semangat untuk ikut mengembangan bisnis.

Dengan mindset selalu bertumbuh, hal sekecil apapun akan selalu untuk coba diperbaiki setiap hari.

Hal ini akan berimbas ke berbagai aspek bisnis, tidak hanya marketing, tapi juga pengembangan karyawan, pengembangan toko, manajemen, operasional, dan masih banyak lagi.

Jika sebuah toko retail selalu berbenah agar jadi lebih baik dalam melayani pelanggan, maka pembeli pasti senang untuk kembali berbelanja di toko tersebut dan akhirnya menjadi pelanggan tetap.

Dengarkan dan Bantu Masalah Mereka

Jadilah penjual yang selalu ingin membantu memberikan solusi untuk calon pembeli. Calon pembeli datang karena membutuhkan solusi untuk masalah mereka.

Dengarkan dulu, dan tawarkan solusi yang paling tepat. Dengan begini maka toko Anda akan dinilai sebagai toko yang jujur dan tidak terkesan mencoba untuk ‘merampok’ setiap calon pembeli yang datang dengan berbagai tawaran produk.

Setiap pembeli yang puas dengan produk yang tepat, baik secara budget, fungsi, efektifitas, dan kualitas…sangat mungkin untuk kembali ke toko Anda untuk membeli lagi …karena mereka sudah percaya.

Semua Adalah Marketing!

Tanamkan kepada semua orang yang ada dalam perusahaan, bahwa semua orang adalah marketing dan harus mau membantu penjualan di saat ada peluang untuk berjualan.

Jika mau usaha berjalan bagus, semua orang harus bahu membahu berkontribusi membantu penjualan demi kelangsungan perusahaan.

Sekalipun job descnya adalah admin, atau keuangan…

Tak jarang pembeli adalah saudara, teman, kenalan dari salah satu karyawan Anda.

Anda bisa memberikan reward khusus jika ada karyawan yang berhasil melakukan penjualan dalam jumlah tertentu sebagai motivasi.

Contoh:

Seluruh pegawai ikut membantu menyebarkan promo terbaru melalui sosial media pribadi mereka.



MARKETING

tips meningkatkan omset
sumber:pexels.com

Marketing adalah ilmu yang wajib dipelajari semua orang, apalagi bagi pemilik bisnis. Ilmu ini adalah ilmu tertua yang berkaitan dengan banyak ilmu lainnya seperti psikologi, manajemen, dan lainnya.

Berikut ini adalah rangkuman tips-tips dalam mendongkrak omset toko Anda.

Miliki Rencana Marketing

Rencana marketing sangat penting.

Jika Anda tidak membuat rencana marketing, maka Anda akan bingung mau mulai dari mana.

Dengan memiliki rencana marketing, kegiatan marketing Anda sehari-hari lebih terarah dan efektif. Tidak bingung lagi harus ngapain dulu.

Jika tidak pernah membuat rencana marketing, Anda bisa manfaatkan internet untuk mencari contoh marketing plan sederhana.

Lebih mudah lagi Anda mencari teman/relasi yang bisa dijadikan semacam ‘konsultan marketing’ atau mentor untuk memandu Anda merumuskan rencana marketing Anda.

Melakukan Riset Pasar

Apa itu Riset Pasar?

Riset Pasar adalah upaya mengumpulkan informasi calon konsumen. Jika salah melakukan riset, maka kedepan Anda akan membuang banyak WTB (Waktu Tenaga Biaya) dalam aktifitas marketing perusahaan.

Riset Pasar berguna untuk menentukan antara lain :

  • Siapa konsumen produk Anda
  • Dimana tempat mereka berkumpul
  • Apa saja yang disukai
  • Berapa harga produk yang tepat
  • Siapa influencer yang mereka dengar
  • Media apa yang mereka gunakan
  • Apa saja yang mereka pedulikan dalam membeli barang
  • Informasi apa yang bermanfaat untuk mereka
  • Dll

Jika Anda melakukan Riset Pasar dengan baik dan mendapat banyak data, maka upaya marketing Anda akan semakin tajam dan mempermudah untuk scale up menaikkan omset penjualan.

Riset Pasar yang benar akan menghasilkan rencana marketing yang tajam

Mirage Online

Membuat Program Promosi

Apa Itu Program Promosi?

Program Promosi adalah salah satu kegiatan marketing dengan menawarkan harga khusus dengan tujuan tertentu antara lain meningkatkan pengunjung / traffic, meningkatkan angka pembeli baru, mendorong penjualan produk slow moving (tidak laku), atau merangsang pembeli lama untuk melakukan repeat buying.

Merancang Program Promosi

Program Promosi memiliki banyak jenis dalam penerapannya. Namun satu hal yang harus diingat adalah sebelum menjalankan sebuah promosi, Anda wajib merencanakan dengan rumus 5WH (Why, Who, What, Where, When, How)

  • WHY – Apa tujuan promonya
  • WHO – Siapa target promonya
  • WHAT – Apa saja item yang dipromo
  • WHERE – Dimana saja channel promosi dan transaksinya
  • WHEN – Kapan jadwal promonya
  • HOW – Bagaimana tata cara mengikuti promonya


Contoh Program Promosi Populer

  • Diskon langsung
  • Diskon bersyarat
  • Buy one get one
  • Group Buy
  • Cashback
  • Flash Sale
  • Bonus bersyarat
  • Promosi Undian
  • Giveaway Event
  • dll

Buat Sistem Kemitraan

Mengapa Sistem Kemitraan?

Ibarat naik mobil bersama-sama, atau berlari sendiri-sendiri. Anda lebih cepat sampai tujuan dengan ber-kolaborasi menggabungkan kekuatan daripada hanya mengandalkan kekuatan sendiri.

Tenaga marketing Anda hanya terbatas dengan jumlah karyawan yang ada, untuk menambah orang tentunya memakan cost yang lumayan.

Dengan membuat sistem kemitraan/agen/reseller, Anda bisa mempunyai tenaga penjual dan area marketing baru tanpa harus buka kantor maupun merekrut karyawan tetap.

Anda membayar mereka dengan membagi keuntungan penjualan atau memberikan harga khusus kemitraan.

Bagi Sampel Produk

Beberapa calon pembeli berprinsip tidak memutuskan membeli sampai memegang barang secara langsung. Dengan membagikan sampel produk maka menciptakan pengalaman langsung pada calon customer.

Pengalaman ini membantu calon pelanggan menghilangkan keraguan yang menghalangi mereka untuk membeli produk Anda.

Contoh tips ini adalah beberapa counter makanan menyediakan tester icip-icip saat acara pameran, seminar, maupun Car Free Day dengan tujuan mengenalkan produk sekaligus berjualan.

Supaya tips ini lebih tepat sasaran, pilihlah orang-orang yang akan Anda beri sampel. Sebisa mungkin mereka adalah orang-orang yang berpotensi memerlukan produk Anda atau paling tidak memiliki pengaruh untuk mendatangkan calon pembeli lain ke toko Anda.