perbedaan dropship dan affiliate

Perbedaan Dropship dan Affiliate, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Model bisnis dropship dan affiliate bukanlah sesuatu yang asing untuk saat ini. Keduanya sangat diminati banyak orang karena selain mudah untuk dikerjakan, dropship dan affiliate bisa dijalankan tanpa mengeluarkan modal terlebih dahulu. 

Namun, seringkali orang juga bingung mau fokus kemana, apakah ingin fokus ke dropship atau affiliate? 

Nah, tapi menurut Anda sebenarnya dropship dan affiliate, lebih menguntungkan yang mana sih? 

Mari kita bahas pengertian dari kedua model bisnis tersebut serta kesamaan dan perbedaan dropship dan affiliate dengan menyimak artikel ini sampai selesai. 

Pengertian Dropship 

perbedaan dropship dan affiliate

Dropship adalah model bisnis dengan menjualkan suatu produk tanpa harus memiliki produk tersebut, yang berarti Anda tidak memerlukan stoknya sehingga bisa dibilang Anda tidak perlu mengeluarkan modal apapun untuk menjalankan bisnis ini. 

Pilih Supplier yang produknya ingin Anda jualkan lalu promosikan produk tersebut melalui media sosial. 

Anda juga tidak perlu memikirkan mengenai pengemasan atau pengiriman produk saat Anda mendapatkan orderan, karena Supplier akan langsung mengirimkannya ke pelanggan Anda dengan menggunakan nama toko Anda, jika Anda sudah resmi menjadi member Dropshipper dari Supplier tersebut.

Pengertian Affiliate 

perbedaan dropship dan affiliate

Sedangkan affiliate adalah sebuah model bisnis dengan cara mempromosikan produk orang lain kemudian Anda akan mendapatkan komisi penghasilan atas penjualan produk dari Supplier yang Anda promosikan produknya. 

Seseorang yang menjalankan affiliasi disebut juga dengan affiliator. Para affiliator dapat memanfaatkan media sosial serta personal branding yang telah affiliator miliki untuk melakukan bisnis affiliate. 

Affiliator perlu memasarkan produk dengan menggunakan kode referal yang dimiliki dan mengarahkan audiens untuk melakukan transaksi menggunakan kode referal agar affiliator mendapatkan komisi atas penjualan yang berhasil. 

Baca Juga: Apa itu Affiliate Marketing dan Bagaimana Tips Affiliate untuk Pemula?

Persamaan Dropship dan Affiliate 

Adapun beberapa persamaan dari kedua model bisnis tersebut, diantaranya: 

  • Tanpa Modal 

Baik dropship ataupun affiliate dapat dikerjakan tanpa harus memiliki stok produknya terlebih dahulu maka dari itu Anda tidak memerlukan modal sama sekali untuk menjalankannya. 

Meskipun dapat dilakukan tanpa modal tidak menutup kemungkinan untuk Anda mendapatkan penghasilan yang besar dari dua model bisnis ini. 

  • Minim Risiko Kerugian 

Karena cara kerjanya bisa dilakukan tanpa mengeluarkan modal sama sekali, sehingga minim risiko kerugian dan bahkan tidak ada kerugian sama sekali secara material. 

  • Fleksibel 

Bisnis online merupakan bisnis yang paling fleksibel, karena Anda bisa melakukannya kapanpun dan dimanapun.

  • Tidak Perlu Memikirkan Operasional 

Sebagai Dropshipper atau Affiliator hanya perlu berfokus pada memasarkan produk saja. Hal-hal operasional semuanya sudah diurus oleh Supplier atau Distributor dari produknya. Hal ini membuat kedua bisnis tersebut mudah dilakukan. 

Perbedaan Dropship dan Affiliate 

Selain memiliki beberapa kesamaan, tentunya dropship dan affiliate memiliki perbedaan. Yuk simak perbedaan antara kedua metode bisnis tersebut: 

  • Modal yang Dikeluarkan 

Perbedaan dropship dan affiliate yang pertama ialah terletak pada modal yang dimiliki. 

Memang kedua model bisnis tersebut nyaris tidak ada modal yang harus dikeluarkan, namun bagi Dropshipper terdapat beberapa yang mengharuskan membayar biaya pendaftaran untuk menjadi member resmi Dropshipper, tentunya biaya yang dikeluarkan lebih minim dibandingkan jika harus memiliki stok atau membuat produk sendiri. 

Sedangkan affiliate memiliki persyaratan yang dikhususkan, Anda harus memiliki pengikut di media sosial dengan standar minimal yang telah ditentukan oleh Supplier. 

Karena bagi seorang affiliator harus mampu meng-influence audiens untuk memutuskan membeli produk yang dipromosikan. 

  • Content Marketing 

Perbedaan dropship dan affiliate yang selanjutnya adalah dari segi konten marketing yang digunakan. 

Keduanya menggunakan platform media sosial untuk mempromosikan sebuah produk, namun tentunya terdapat perbedaan dari segi kontennya. 

Jika seorang affiliator lebih memanfaatkan personal branding yang mereka miliki untuk menghipnotis audiens agar tertarik untuk membeli produk yang dipromosikan, sedangkan Dropshipper lebih ke mempromosikan katalog produk serta akun bisnisnya. 

  • Media Promosi 

Affiliator dan Dropshipper memiliki media promosi yang berbeda juga, meskipun keduanya mengandalkan media sosial. 

Affiliator lebih memaksimalkan audiens yang sudah dimiliki melalui platform media sosial, beda dengan Dropshipper yang dapat memanfaatkan semua platform media sosial yang ada untuk membangun akunnya. 

  • Sistem Keuntungan 

Perbedaan dropship dan affiliate yang paling signifikan adalah dari segi keuntungan yang diperoleh. 

Dropshipper dapat menentukan sendiri keuntungan yang ingin didapatkan, sedangkan Affiliator mendapatkan keuntungan tergantung dari komisi yang sudah ditentukan oleh Supplier. 

Nah itu dia pengertian, persamaan serta perbedaan dropship dan affiliate. Semoga artikel ini dapat membantu Anda. 

Jika Anda ingin memulai bisnis dengan dropship, Anda bisa bergabung sebagai Dropshipper Mirage Indonesia. 

Mirage Indonesia merupakan distributor aksesoris HP dan Komputer yang menyediakan berbagai brand aksesoris Hp dan Komputer dan memberikan garansi resmi 1 tahun untuk semua produknya. 

Dengan bergabung sebagai Dropshipper di Mirage Indonesia, Anda tidak memerlukan modal sama sekali. 

Anda bisa gabung melalui aplikasi yang bisa Anda download di sini atau klik ikon WhatsApp yang ada di pojok kiri bawah. 

WeCreativez WhatsApp Support
CS kami siap untuk menjawab pertanyaan Anda :)